Barusan saya baca sebuah buku yang berceritakan tentang seorang rapper amerika berkulit putih, dia bernama Marshall Matters aka Eminem. Dan di buku itu sayah menemukan sebuah opini dari eminem yang berujar begini, "sampai sekarang gue tak mengerti tindakan bunuh diri itu pengecut atau berani?"
Saya yang baca pun tiba-tiba kepikiran seperti itu. Bunuh diri itu hal yang dilakukan pengecut atau pemberani. Saya merenung. Membaca beberapa kali kalimat itu. Merenung lagi. Saya kebelet kencing. Pergi ke kamar mandi. Sesampainya di kamar mandi, saya masih memikirkannya. Ohh.. kalimat itu mungkin akan menjadi pacar saya yang kedua. Eh emang yang pertama ada gitu, dam?
Pertama-tama, mari kita bahas apa itu arti dari bunuh diri. Menurut situs wikipedia,
Bunuh diri adalah tindakan mengakhiri hidup sendiri tanpa bantuan aktif orang lain. Alasan atau motif bunuh diri bermacam-macam, namun biasanya didasari oleh rasa bersalah yang sangat besar, karena merasa gagal untuk mencapai sesuatu harapan.
Jadi, orang yang bunuh diri ditabrak oleh bus ataupun kereta api tidak dapat dikategorikan sebagai bunuh diri karena itu melibatkan unsur bantuan orang lain.

Nah.. mari kita telusuri apa yang menyebabkan orang bunuh diri. Rata-rata orang yang melakukan tindakan bunuh diri sudah bosan dengan hidupnya. Mereka seakan tidak tahu lagi apa yang harus diperbuat selain mengakhiri hidupnya. Kehidupan seolah tidak adil kepada mereka. Ahh.. menderita banget pokoknya mah.
"Terus tindakan bunuh diri itu termasuk berani atau pengecut, dam?" Baiklah.. saya akan menjawab pertanyaan itu dengan sebuah pertanyaan lagi, kamu berani gak kalo mati sekarang dengan bunuh diri? Tentu tidak bukan. Itu berarti bahwa para pelaku bunuh diri adalah seorang yang gagah berani dan suka rela meninggalkan kehidupan dunia yang fana ini.
"Lah.. bukannya bunuh diri sering disebut-sebut sama orang lain sebagai tindakan pengecut, dam?" Yupp.. saya juga setuju atas kalimat pertanyaan itu. Mereka adalah seorang atlet lari nasional. Mereka lari dari masalah. Dan lari dari masalah adalah tindakan pengecut. Mengerti?
"kok ente labil dalam menjawab pertanyaan saya, dam?" Perlu diketahui, saya adalah abg yang masih labil, mas. Pacar tidak punya. Tampang pas-pasan. Prestasi mengenaskan. Sering tidur dikelas. Itu menyakitkan sekali. Rasanya saya pengen bunuh diri (lho?) *maaf curcol*
"Jadi, gimana kesimpulannya. Bunuh diri itu tindakan berani atau pengecut?" Saya tak mau menarik kesimpulan. Saya takut kena karma agama kalo menganggap bahwa bunuh diri itu disebut pemberani. Dan saya juga gak mau digebukin sama orang-orang pelaku bunuh diri kalo menyebutnya pengecut.
So, saya tidak akan menarik kesimpulan apapun dari post yang satu ini, kecuali sebuah pantun yang sering terdengar di acara lawak tv itu.
Disini gunung, disana gunung.
Ditengah-tengahnya pulau jawa.
Adamnya bingung, pembacanya juga bingung.
Jadikanlah si adam pacarnya gita gutawa.
Well, terlihat jayus sekali bukan? Bye.



1 comments:
kayaknya kamu pantas digebukin pelaku bunuh diri https://www.youtube.com/watch?v=0asEyPe6X1s
Post a Comment